Milad Muhammadiyah ke-111 yang dihelat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta berlangsung meriah. Acara yang dilaksanakan di Padepokan Pancak Silat TMII Jakarta Timur, Ahad (3/12/2023) menjadi bagian ajang konsolidasi sekailgus sebagai pendorong agar Muhammadiyah ke depan memperoleh perhatian lebih serius dari pimpinan hingga anggota mau pun partisipan.

Ketua PWM DKI Jakarta, Dr Akhmad H Abubakar MM, dalam sambutannya mengajak jajaran piminan daerah, cabang, hingga ranting Muhammadiyah se-DKI berikut anggota dan parsisipannya, untuk merenungkan dan memikirkan kembali agar Muhammadiyah memperoleh perhatian lebih serius.

“Organisasi yang sama-sama kita banggakan ini agar mendapatkan perhatian serius, sungguh-sungguh dalam berktivitas, supaya persyarikatan lebih baik, lebih maju dan berkembang,” pinta Abubakar.

Ia melanjutkan, salah satu di antara tugas da’wah Muhammadiyah adalah menjalankan dan mengimplementasikan kualitas keimanan dan ketaqwaan. Pengimplementasian tersebut dikenalkan melalui gerakan da’wah amar ma’ruf nahi munkar, yang dilengkapi dengan tajdid yang dilakukan di tengah-tengah masyarakat.

Lebih lanjut Abubakar mengutip, bahwa Milad ke-111 Muhammadiyah mengambil tema besar dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yaitu: Ikhtiar Menyelamatkan Semesta. “Tema ini berakar secara historis dalam pemikiran keagamaan, ideologi dan keorganisasian di Muhammadiyah yang mengalami pematangan dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa menyelamatkan semesta tentu tentu perlu mengaitkan sekurang-kurangnya tiga hal. Pertama, pendangan Muhammadiyah tentang Islam. Kedua, karakter wan watak organisasi Muhammadiyah sebagai gerakan da’wah dan tajdid. Dan ketiga, pandangan Muhammadiyah berkaitan dengan problem multidimensional, mulai dari krisis kemanusiaan, kemiskinan struktural, degradasi ekologi, konflik dan peperangan, hukum dan HAM, dan berbagai hal lainnya.

Hal ini, lanjut Abubakar, telah menjadi rangkaian amal di segala bidang kehidupan di persyarikatan, sehingga dapat mencerahkan serta perwujudan dari upaya keselamatan untuk alam semesta.

“Da’wah persyariakatan ada tajdid dan tujuan-tujuan kesemestaan. Maka, karakter da’wah Muhammadiyah adalah untuk menebarkan risalah Islam sebagai rahmat bagi semesta alam. Dan da’wah dalam persyarikatan, tidaklah sekadar menyampaikan atau tabligh. Akan tetapi juga, harus dilandasi dengan spirit tajdid atau pembaruan atau purifikasi pikiran,” terang Abubakar.

Ketua Panitia Milad Muhammadiyah ke-111 PWM DKI Jakarta Dr Bunyamin M.Pd mengemukakan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, termasuk warga persyarikatan dari ranting hingga daerah bahkan dari unsur Ortom, telah turut membantu suksesnya milad ini.

“Tanpa bantuan tersebut, ajang konsolidasi dalam rangka penguatan Muhammadiyah ke depan melalui Milad ke-111, di Padepokan Pencak Silat TMII ini, tentu saja belum tentu terlaksana dengan meriah seperti hari ini. Tentu pula panitia sangat bertemima kasih kepada semuanya,” tegasnya.

Ia mengingatkan, beberapa waktu lalu Pimpinan Muhammadiyah DKI Jakarta telah turut menghadiri sosialisasi Pemilu Damai baik yang diselenggarakan Mapolda Metro Jaya mau pun Kodam Jaya.

Dalam hal terkait akan dilaksanakannya Pemilu serentak pada Pebruari 2024 mendatang, sebut Bunyamin, secara organisasi PWM DKI Jakarta mengajak seluruh eleman Muhammadiya turut berperan aktif melaksanakan pemilu yang damai.

Acara milad-111 lebih dimeriahkan dengan kehadiran Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si yang memberikan tausiyah. Lain itu, acara juga dimeriahkan sejumlah penampilan seni dan budaya, atraksi seni beladiri Tapak Suci, gerakan kapanduan Hizbul Wathan, serta sajian musik, pengumuman aneka lomba hingga pembagian dorprise. (asy: mpi/pwm-jak)

Komentar